Memburu Matahari Pagi Di Danau Kaolin, Belitong

Empat Sahabat

Rakan saya Mezzo Fauzi IX yang berjiwa romantis dan penyayang, menghantar gambar matahari terbit dalam group Whatsapp Travel Indie kami. Kata dia gambar itu di Merapi, Jogjakarta. Cantik.

*Masukkan muzik latar di sini. Lagu You are My Sunshine My Only Sunshine agak sesuai.*

Saya kemudian jadi teringat, kami berempat (ahli tetap kumpulan Travel Indie Kultus Teratai Putih) pernah memburu matahari pagi semasa di Pulau Belitong, Indonesia sekitar Mei 2013. Tepatnya lagi di Danau Kaolin, satu kawasan bekas lombong yang sudah tidak diusahakan.

Kalau diikutkan, kebanyakkan orang akan fokus pada warna air bekas lombong yang sangat membiru itu. Tapi kami pula lebih sibuk melakukan gaya-gaya aksi dan narsis.





 
Lain dirancang, lain yang dibuat.

Tapi tetap saja memberi kepuasan. Melihat matahari pagi yang baik menyebarkan rona jingga waktu itu, sangat mengujakan. Apa lagi ada titisan embun tergantung pada hujung ranting dan dedaun, menjadi berkilau-kilau memantulkan cahaya pagi.

Alam ini sangat indah, kawan. Tak ada tandingnya. Hormatilah alam, cintailah alam.

Kelak, kau juga bisa jadi seromantis Bang Poji.


 





______
Sharulnizam Mohamed Yusof
Mahu ke Jogja

#laskarmalayakebelitong



My Instagram